Contoh-Contoh Pesan Yang Tersirat Rasulullah Terhadap Anak

 jikalau kau bisa hidup di waktu pagi dan petang hari dalam keadaan  hatimu tidak menyimpan  Contoh-contoh Nasihat Rasulullah Terhadap Anak
- "Wahai anakku, jikalau kau bisa hidup di waktu pagi dan petang hari dalam keadaan hatimu tidak menyimpan kedengkiaan, maka lakukanlah. Wahai anakku, itulah sunnahku. Dan barangsiapa yang menghidupkan sunnahku, maka sungguh dia telah menghidupkanku. Dan barangsiapa menghidupkanku, maka ia bersamaku di surga." (Hadits riwayat At-Tirmidzi)

Nasihat-nasihat dari Nabi Muhammad Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kepada anak


Nabi Muhammad Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam merupakan suri tauladan bagi setiap umat manusia. Tidak diragukan lagi apa yang dia shallallahu 'alaihi wa sallam katakan, perbuat dan menetapkan suatu masalah, melainkan yakni kebaikan bagi umat manusia. Di sini Admin ingin menyajikan isu perihal beberapa macam pola hikmah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam terhadap anak yang tentunya bisa kita jadikan teladan, yakni sebagai berikut. 

1. Berbicara sesuai kadar kemampuan intelektual anak


Diriwayatkan dikala perang badar, para sahabat sanggup menangkap seorang anak gembala dari suku Quraisy. Kemudian, para sahabat bertanya berapa jumlah pasukan Quraisy. Karena anak tersebut tidak tahu jumlah bilangan yang besar, maka ia tidak menjawab dengan baik. Kemudian, tiba Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan bertanya kepada anak gembala itu: "Berapa ekor unta yang mereka sembelih untuk dimakan?" Anak itu menjawab: "Sekitar sembilan hingga sepuluh ekor." Dengan memahami psikologis anak tersebut, maka sanggup diperoleh balasan yang tepat. Sepuluh unta kira-kira sanggup dimakan oleh sembilan ratusan orang hingga seribuan orang. Itulah kira-kira jumlah pasukan Quraisy di sana dan ternyata tepat. Rasulullah telah bisa berkomunikasi dengan anak tersebut dengan metode yang tepat, sehingga berhasil menciptakan anak itu menjawab dengan baik.

2. Waktu yang tepat


Dalam riwayat Al-Hakim, dinyatakan bahwa perjalanan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan Ibnu Abbas dilakukan di atas kendaraan. Ibnu Abbas mengatakan: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam diberi hadiah seekor keledai. Kemudian, dia menungganginya dengan memakai tali. Beliau memboncengku dibelakangnya dan berjalan bersamaku, kemudian menoleh kepadaku dan berkata: 'Wahai anakku.' saya pun menjawab: 'Ya, Rasulullah.' Beliau bersabda: 'Jagalah Allah, pasti Dia akan menjagamu."

3. Nasihat sesuai dengan kejadian


Umar bin Abdillah bercerita: "Dulu, saya yakni anak kecil yang biasa di kamar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Ketika tanganku mau menyantap makanan, dia bersabda: 'Nak, sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah apa yang erat denganmu." (Hadits riwayat Bukhari).

4. Nasihat kepada anak yahudi yang sedang sakit


Suatu ketika Rasulullah menjenguk anak Yahudi yang sedang sakit. Diriwayatkan oleh Anas bin Malik: "Seorang Yahudi yang biasa melayani Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sedang sakit, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam membesuknya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam kemudian duduk di samping kepalanya seraya mengatakan: 'Masuklah agama Islam!" Kemudian, anak itu memandang ayahnya yang berada di sisinya. Ayahnya mengatakan, 'Ikutilah Abul Qasim (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam)!' Maka, anak itu pun mengucapkan kalimat syahadat. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam kemudian keluar sambil mengatakan: 'Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan anak itu dari neraka." (Hadits riwayat Bukhari).

Nah, itulah artikel tentang "Contoh-contoh Nasihat Rasulullah Terhadap Anak". Apabila terdapat kesalahan dalam penulisan, mohon maaf. Jika ada kritik, saran maupun hal-hal lainnya, bisa menghubungi Admin di sajian yang telah tersedia :) Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa membawa efek yang baik. Wallahu a'lam bisshawab

"Gambar dan isi goresan pena di dalam postingan ini diambil dan diperbaharui dari banyak sekali sumber, mohon maaf apabila terdapat kesalahan, baik itu maksud dari isi postingan ini atau kesalahan apapun. Bijaklah dan selalu berguru untuk mengambil sisi positifnya ya sob!"

Kata kunci terkait pada artikel ini:

Beberapa pola hikmah Rasulullah kepada anak