Gangguan Dan Kelainan Pada Sistem Peredaran Darah Manusia

Gangguan Dan Kelainan Pada Sistem Peredaran Darah Manusia Gangguan Dan Kelainan Pada Sistem Peredaran Darah Manusia
- Terdapat beberapa macam jenis gangguan atau penyakit maupun kelainan pada sistem peredaran darah manusia. Hal tersebut sanggup terjadi pada darah, jantung, pembuluh darah dan tekanan darah dalam tubuh. Sehingga hal itu bisa menunjukkan dampak negatif atau imbas fatal bagi kondisi tubuh. Oleh lantaran itu, alangkah baiknya kita mengetahui dan mengenal apa-apa saja gangguan dan kelainan itu.

Macam-macam bentuk gangguan (penyakit) pada sistem peredaran darah manusia


Nah, adapun beberapa macam pola gangguan dan kelainan terhadap sistem peredaran darah insan ialah, sebagai berikut.

1. AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome)


AIDS atau kepanjangan dari Acquired Immuno Deficiency Syndrome, terdiri dari Acquired berarti sesuatu yang sanggup diperoleh, Immuno Deficiency berarti kekebalan yang rapuh, dan Syndrome berarti penyakit, sehingga sanggup diartikan sekumpulan tanda-tanda atau jerawat atau biasa disebut syndrome yang diperoleh akhir rusaknya sistem imun (kekebalan tubuh), sehingga pengidap AIDS gampang sekali terjangkit penyakit yang berbahaya. AIDS disebabkan oleh virus yang disebut HIV (Human Immuno Deficiency Virus). Virus ini menyerang sel darah putih tertentu, dimana sel darah putih berfungsi sebagai sistem kekebalan tubuh, yaitu menangkal jerawat atau serangan penyakit terhadap tubuh. Apabila virus HIV bersarang dalam sel darah putih dan merusak sel darah putih tersebut, maka tubuh akan menjadi lemah dan gampang terjangkit penyakit. Virus HIV sanggup berpindah dari seseorang ke orang lain atau menular. Penularan HIV tidak menyebar melalui udara, atau lantaran berjabatan tangan dengan si penderita AIDS dan juga virus HIV tidak menular melalui peralatan makan si penderita. Akan tetapi, virus HIV sanggup menular masuk ke tubuh orang lain melalui transfusi darah (donor darah seseorang yang terkena jerawat HIV) atau melalui alat-alat yang mengakibatkan luka, menyerupai jarum suntik atau jarum infus. Virus HIV pun sanggup menular dengan kontak intim, biasanya lantaran hubungan intim secara bebas atau melalui kontak dengan penderita penyakit AIDS.

2. Anemia


Anemia yaitu keadaan di mana tubuh kekurangan Hb atau Hgb (hemoglobin). Kadar Hb normal dalam tubuh yaitu 12 sampai 16% dari sel darah merah. Jumlah sel darah merah normal 5 juta/mm3. Pada penderita anemia, kadar Hb yang dimiliki kurang dari normal.

3. Leukemia


Leukemia yaitu pertumbuhan sel-sel darah putih yang tidak normal. Jaringan yang seharusnya membentuk sel darah merah justru membentuk sel-sel darah putih. Akibatnya, jumlah sel darah putih melebihi normal, sedangkan jumlah sel darah merah menurun. Leukemia disebut juga kanker darah. Banyaknya sel darah putih ini, mengakibatkan sel darah putih menjadi ganas. Sel darah putih ini sanggup memakan sel-sel darah merah, sehingga penderita sanggup mengalami anemia akut.

4. Penyakit jantung


Penyakit jantung merupakan gangguan kerja jantung dalam memompa darah. Penyebabnya, antara lain kelebihan kolesterol. Kolesterol yang berlebihan akan menyumbat pembuluh nadi sehingga menghambat pedoman darah. Penyebab lainnya yaitu kegemukan (obesitas). Tubuh orang yang gemuk mempunyai banyak lemak dan darahnya banyak mengandung kolesterol, sehingga rawan penyumbatan pembuluh darah. Oleh lantaran itu, kerja jantung menjadi lebih berat dalam memompa darah. Pada kasus gagal jantung , terjadi penurunan kerja atau kontraksi jantung. Akibatnya, volume darah dalam jaringan tubuh kurang lantaran jantung tidak sanggup memompa darah dalam jumlah yang semestinya. Gejala umum orang yang berpenyakit jantung yaitu nyeri di penggalan dada, sesak, dan cepat lelah.

5. Tekanan darah rendah


Penderita gangguan ini mempunyai tekanan darah yang berada di bawah normal. Pengembalian darah ke jantung berkurang akhir kerja jantung menurun. Salah satu penyebabnya antara lain perubahan posisi tubuh dari jongkok menjadi berdiri. Saat jongkok darah tertimbun di pembuluh balik pada kaki, sehingga pengembalian darah ke jantung lembat. Selain itu, sanggup juga disebabkan oleh berkurangnya volume darah akhir pendarahan atau muntaber. Gejala yang biasa timbul yaitu pusing, lesu, pengelihatan berkunang-kunang, dan sering pingsan.

6. Tekanan darah tinggi (hiperkolestrolemia)


Gejala penyakit ini yaitu tekanan darah di atas ambang normal. Jantung penderita bekerja lebih keras, bahkan sanggup memecahkan pembuluh darah. Penyebabnya sanggup diduga bekerjasama dengan kelebihan kolesterol yang menimbulkan menyempitnya pembuluh nadi. Penyebab lain yaitu faktor keturunan, stres, usia, kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol.

7. Thalasemia


Thalasemia merupakan penyakit keturunan di mana tubuh tidak bisa memproduksi hemoglobin dan sel darah merah. Akibatnya, penderita mengalami anemia.

8. Varises


Gejala gangguan ini berupa pembuluh balik yang melebar atau berkelok-kelok terutama pada kaki. Penyebabnya yaitu kaki terlalu berat menahan beban badan, contohnya lantaran hamil atau terlalu usang berdiri. Varises yang terjadi di kawasan anus dinamakan ambeien.

Nah, itulah artikel tentang "Gangguan Dan Kelainan Pada Sistem Peredaran Darah Manusia". Apabila terdapat kesalahan dalam penulisan, mohon maaf. Jika ada kritik, saran maupun hal-hal lainnya, bisa menghubungi Admin di sajian yang telah tersedia :) Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa membawa dampak yang baik.

"Gambar dan isi goresan pena di dalam postingan ini diambil dan diperbaharui dari banyak sekali sumber, mohon maaf apabila terdapat kesalahan, baik itu maksud dari isi postingan ini atau kesalahan apapun. Bijaklah dan selalu berguru untuk mengambil sisi positifnya ya sob!"

Kata kunci terkait pada artikel ini:

Berbagai penyakit dan gangguan pada sistem peredaran darah manusia